‘Wazir’ is a tale of two unlikely friends, a wheelchair-bound chess grandmaster and a brave ATS officer. Brought together by grief and a strange twist of fate, the two men decide to help each other win the biggest games of their lives. But there’s a mysterious, dangerous opponent lurking in the shadows, who is all set to checkmate them
The film's soundtrack album was composed by a number of artists: Shantanu Moitra, Ankit Tiwari, Advaita, Prashant Pillai, Rochak Kohli and Gaurav Godkhindi.The background score was composed by Rohit Kulkarni while the lyrics were penned by Vidhu Vinod Chopra, Swanand Kirkire, A. M. Turaz, Manoj Muntashir and Abhijeet Deshpande. The album rights of the film were acquired by T-Series, and it was released on 18 December 2015.
Kali ini, aksi prank yang dilakukan oleh sekelompok teman terhadap tukang pijat nakal di daerah mereka berujung tidak terduga. Bermula dari ide untuk menguji kesabaran dan profesionalisme tukang pijat yang dikenal nakal itu, mereka berencana untuk melakukan prank yang mereka pikir akan menjadi hiburan gratis dan menghebohkan bagi warga sekitar.
Namun, apa yang terjadi selanjutnya tidak ada yang menyangka. Tukang pijat yang merasa terusik dan tidak terima dengan perlakuan tersebut, membalas dengan aksi yang tidak terduga. Dengan cepat, berita tentang insiden ini menyebar dan menjadi topik hangat di media sosial, dengan caption-captain yang menghibur dan mengundang tawa.
"Warga sekitar sangat terhibur dengan kejadian ini. 'Ini adalah hiburan gratis yang tidak terduga!' kata salah satu warga. Sementara itu, tukang pijat nakal itu kini dikenal dengan julukan 'Rino Yuki' karena aksinya yang unik dan mengundang gelak tawa," tulis salah satu akun media sosial.
Kejadian ini menunjukkan bahwa dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa menemukan hiburan dan kesenangan tanpa harus mengeluarkan banyak biaya. Terkadang, kejadian tidak terduga dapat menjadi bagian dari gaya hidup bebas dan menghibur yang kita cari.
"Aksi Prank yang Berakhir Tidak Terduga: Ketika Tukang Pijat Nakal Menjadi Korban"